JAKARTA- Pelukis Basoeki Abdullah mengagumi Raden Saleh dan sekaligus meminati lukisan-lukisan potret sebagaimana ciri gaya melukis Raden Saleh, seperti halnya maestro perupa Indonesia lainnya. Basoeki Abdullah juga bersetuju Raden Saleh Syarif Bustaman dinobatkan sebagai pelopor seni lukis modern Indonesia. Namun Basoeki menolak
TNIterdiri dari tiga matra, yaitu TNI AL, TNI AU, dan TNI AD yang saat ini dipimpin Mulyono. Menurut Mulyono keberadaan paham-paham radikalisme itu sudah ada dan muncul di Indonesia. Oleh karena itu pendeteksian secara dini harus dilakukan secepatnya.
Adasekitar 200 keris dan 46 lukisan dipamerkan dalam pameran serta peluncuran logo Paguyuban Panji Joyoboyo. Wali kota bersyukur bisa mengadakan kegiatan dan berterima kasih kepada paguyuban yang berkolaborasi menggelar pameran lukisan dan bursa keris. "Kalau mengadakan ini sendiri saya tidak bisa. Makanya kita harus berkolaborasi," ujarnya.
56Gambar Kartun Tni Dan Persit Gratis Terbaik Gambar Kantun. Foto Foto Dramatis Tni Bikin Rakyat Haru Merdeka Com. Sejarah Singkat Persit Kartika Chandra Kirana Roosvansia. Dandim Kendari Imbau Anggota Tni Dan Istri Bijak Menggunakan Ilustrasi karikatur tersebut seoah dibuat seperti lukisan dan gambaran yang sengaja agar dipasang
Denganbahu membahu masyarakat dan TNI menyelesaikan pengerjaan beragam program TMMD ke.114 Kodim 0608/Cianjur tersebut. Salah satunya melalui pengerjaan pengecoran di jalan - jalan. Sinergitas Personil Satgas TMMD ke-114 Kodim 0608/Cianjur bersama warga antusias mengerjakan program tersebut terlihat pada setiap pengerjaan proyek di beberapa
Jakarta koranpelita.com. Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono mengapresiasi Pameran Lukisan “Bangkitlah Indonesiaku” yang mengangkat tema “Alutsista TNI Angkatan Laut, Tokoh Nasional, Kaligrafi, Kemanusiaan dan Lingkungan Hidup” oleh pelukis Kawakan Firdaus Alamhudi yang digelar di Gedung Balai Samudera, Kelapa
Saya mempersembahkan kepada Anda lukisan ini yang melambangkan persahabatan sejati kita, rakyat Indonesia dan Timor Leste. Lukisan ini baru saja saya selesaikan kemarin,” ujar SBY.
p8BQ. Journal Reportase,- Tangerang,- TNI Angkatan Darat kembali mencatatkan rekor di Museum Rekor Indonesia MURI, rekor kali ini melalui pameran lukisan terbanyak dan terbesar yang pernah digelar di Indonesia yakni sebanyak lukisan. Rekor Muri tersebut diperoleh dalam gelaran pameran dan lomba lukis, pentas seni serta pameran alutsista yang diselenggarakan TNI AD di Mal Alam Sutera Tangerang, Kamis 27/09. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-73 TNI dan dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman serta dihadiri oleh Jaya Suprana dari MURI, Walikota Tangerang, perwakilan dari Polri dan Kejaksaaan dengan mengusung tema “Melalui Kemanunggalan TNI-Rakyat, Kita Wujudkan Cegah Tangkal Radikalisme.” Lukisan-lukisan yang dipamerkan hingga 29 September tersebut diekspresikan dalam tema kemanunggalan TNI dalam menangkal radikalisme. Sebanyak masing-masing 4 karya terbaik dari 313 Kodim di seluruh Indonesia ditampilkan di Lobi Utama Mal Alam Sutera. Karya-karya tersebut terpilih dari puluhan ribu lukisan dari pelukis umum yang diikutkan dalam lomba lukis TNI AD tahun 2018 di tingkat Kodim. Selanjutnya lukisan-lukisan tersebut diseleksi secara bertahap di tingkat Korem dan tingkat Kodam, sehingga terpilih 60 lukisan terbaik yang akan dilombakan di tingkat pusat. Besarnya partisipasi dan antusiasme masyarakat menjadikan pameran lukisan ini tercatat sebagai pameran lukisan terbanyak dan terbesar yang pernah digelar di Indonesia. Juara pertama diraih oleh Camil Handy dari Kodam V/Brawijaya dengan judul lukisan Refreshing yang melukis perlengkapan tentara seperti topi dan tempat minum khas tentara serta alat pancing dan ikan-ikan hasil tangkapan memancing yang digantung bersamaan di sebuah papan kayu. Hasil karya tersebut terlihat realistis dan menarik perhatian pengunjung pameran. Sedangkan juara kedua diraih oleh Doan Marinda dari Kodam XII/Tanjung pura, juara ketiga diraih Ahmad sholeh dari Kodam IV/Diponegoro dan pemenang keempat diraih oleh Harie Aminoto dari Kodam II/Sriwijaya. Masing-masing pemenang mendapatkan uang tunai, piagam dan trophi. Menurut Wakasad, kegiatan kompetisi yang diwadahi oleh TNI AD tersebut diharapkan dapat menjadi ajang untuk menumbuhkan potensi dan kreativitas yang sangat dibutuhkan dalam mencapai prestasi di era modern saat ini. “Prestasi dan partisipasi yang sangat besar tersebut kiranya dapat menjadi catatan baru bagi MURI, sebagai sumbangsih TNI AD dalam menumbuhkan jiwa-jiwa dan bakat seni dalam masyarakat, sekaligus rasa cinta tanah air.” Ungkapnya. Selain kegiatan seni, TNI AD juga menggelar berbagai kegiatan di daerah dalam memeriahkan HUT TNI. Di antaranya, terdapat pameran Alutsista dan kegiatan bakti sosial, berupa donor darah dan karya bakti untuk membantu masyarakat, serta berbagai perlombaan/kompetisi guna mewadahi potensi-potensi seni dan kreativitas anak-anak bangsa. Dispenad
lukisan tni dan rakyat